Lumajang – Polsek Candipuro melaksanakan pengamanan kegiatan Sholat Idul Fitri 1446 H yang dianut oleh kelompok Islam Aboge di Masjid Al-Ikhlas, Dusun Krajan, Desa Tumpeng, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang pada Selasa (1/4/2025) pagi. Kegiatan ini berlangsung aman dan kondusif dengan dihadiri sekitar 80 jemaah.
Kapolsek Candipuro, AKP Lugito, S.H., mengatakan bahwa pihaknya telah menurunkan personel untuk memastikan keamanan dan kelancaran ibadah.
“Kami menurunkan beberapa personel di antaranya AIPTU Budi Sutrisno, S.H., AIPDA Afek Lukiyanto, S.H., serta SERTU Antok S. dari unsur Babinsa untuk melakukan pengamanan selama berlangsungnya sholat Idul Fitri Islam Aboge,” ujar AKP Lugito.
Dalam pelaksanaan sholat Idul Fitri ini, bertindak sebagai imam adalah Muliadi, sementara khotbah disampaikan oleh Sugeng.
Rangkaian ibadah berlangsung sesuai tata cara Islam Aboge, yang memiliki perhitungan tersendiri dalam menentukan Hari Raya Idul Fitri berdasarkan kalender Jawa kuno atau kitab Mujarobat Waljiro.
Islam Aboge sendiri memiliki perhitungan berbeda dari NU dan Muhammadiyah, sehingga perayaan Idul Fitri mereka seringkali jatuh pada tanggal yang berbeda. Tahun ini, perhitungan mereka menempatkan Idul Fitri pada 1 April 2025, sehari setelah perayaan yang dilakukan oleh NU dan Muhammadiyah.
AKP Lugito menambahkan bahwa setelah pelaksanaan sholat Idul Fitri, jemaah Islam Aboge melanjutkan kegiatan dengan acara tasyakuran di masjid dan silaturahmi bersama keluarga.
Meski demikian, Polsek Candipuro tetap melakukan pengawasan guna mencegah potensi konflik yang dapat timbul akibat perbedaan waktu perayaan.
“Kami terus melakukan penggalangan dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat di sekitar masjid untuk mendeteksi serta mencegah potensi konflik. Selain itu, kami juga akan melakukan patroli di permukiman warga Islam Aboge guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” tegas AKP Lugito.
Dengan langkah-langkah ini, Polsek Candipuro berharap suasana harmonis antarumat beragama tetap terjaga, meskipun terdapat perbedaan dalam perhitungan hari raya.