Lumajang, 03 April 2025 – Dalam upaya mendukung program Ketahanan Pangan Nasional menuju swasembada pangan tahun 2027, AIPDA HENDRA SOEGIHARTONO, S.H., selaku Polisi Penggerak Ketahanan Pangan Desa Pandanarum, bersama AIPDA DONNY FIBRIANTO, S.H., mengadakan pertemuan dengan Sdr. ACHMAD FIRDAUS, seorang petani muda di Desa Pandanarum. Pertemuan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi terkait ketersediaan pupuk dan tantangan yang dihadapi petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Pada awal tahun 2025, pemerintah telah mengalokasikan pupuk bersubsidi sebesar 9,55 juta ton dengan total nilai subsidi mencapai Rp 46,8 triliun untuk didistribusikan ke seluruh provinsi di Indonesia. Jawa Timur menerima alokasi terbesar, yaitu 1,88 juta ton atau senilai Rp 8,87 triliun. Namun, di Kabupaten Lumajang, alokasi pupuk bersubsidi justru mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Data dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lumajang menunjukkan alokasi pupuk urea turun 3.107 ton dan NPK turun 1.953 ton, sementara pupuk organik meningkat sebesar 462 ton.
Dalam diskusi tersebut, Sdr. ACHMAD FIRDAUS menyampaikan bahwa meskipun ketersediaan pupuk cukup, daya beli petani untuk menebus pupuk menurun. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya produktivitas hasil pertanian akibat kendala pengairan, terutama karena belum diperbaikinya Dam Curing di Desa Gesang. Hal ini menyebabkan petani kesulitan mendapatkan air untuk lahan pertaniannya, sehingga banyak yang menunda penanaman tanaman musiman dan beralih ke tanaman tahunan.
Menanggapi hal tersebut, AIPDA HENDRA SOEGIHARTONO, S.H. menyatakan akan melaporkan permasalahan ini kepada pimpinan untuk dikoordinasikan dengan instansi terkait. Tujuannya agar percepatan perbaikan Dam Curing di Desa Gesang mendapatkan prioritas dari pemerintah. Dengan sinergi antara Polri, instansi terkait, dan petani, diharapkan program Ketahanan Pangan Nasional dapat terwujud sesuai dengan Asta Cita Pemerintah menuju Indonesia Swasembada Pangan Tahun 2027.
Kapolsek Tempeh Polres Lumajang Polda Jatim, AKP SYAMSUL ARIFIN, S.Pd., mendukung penuh inisiatif anggotanya dalam mendukung program ketahanan pangan. Beliau menekankan pentingnya peran aktif kepolisian dalam mendukung kesejahteraan petani dan memastikan distribusi pupuk bersubsidi tepat sasaran. (Tempeh, Regu 1)